Senin, 29 Juni 2009

melukis di atas debu

Dalam detik tergugu bisu
lukisan malam, merekam kisah
Bersama misteri adalah waktu
sang mungkin yang kian meraja

Tawa dalam diam, tangis kala riuh
ego berulang terpacu-kemenangan tiada
Terhenyak nyata sebuah tamparan
sesal adalah sia-sia, perih hanyalah leluka

Sejumput cerita kenangkan cinta
bunga yang tumbuh di antara duri
Tak kuasa, kasih tersesat dalam amarah
beda mungkin tak pernah jadi satu

Dan aku....
tak ingin memahat semua ini di atas batu
Kesalahan biarlah kulukis di atas debu
tersaput maaf luka kan berlalu

0 Comments:

Post a Comment